Selasa, 30 Desember 2014
Langkah Diagnosis Kesulitan Belajar
22.25
No comments
Diagnosis kesulitan belajar adalah usaha untuk meneliti kasus, menemukan
gejala, menemukan penyebab serta menetapkan kemungkinan bantuan yang akan
diberikan terhadap siswa yang mengalami kesulitan belajar sehingga upaya-upaya yang dilakukan lebih terarah. Secara garis besar ada 6 langkah yang
perlu ditempuh dalam rangka mengatasi kesulitan belajar.
1. Pengumpulan data
Untuk menemukan sumber penyebab kesulitan belajar,diperlukan
banyak informasi. Untuk memperoleh informasi tersebut, maka perlu diadakan
suatu pengamatan langsung yang disebut dengan pengumpulan data. Menurut Sam
Isbani dan R. Isbani, dalam pengumpulan data dapat menggunakan berbagai metode,
di antaranya adalah Observasi, Kunjungan Rumah, Case Study, Case History,
Daftar Pribadi, Meneliti Pekerjaan Anak, Tugas Kelompok, dan Melaksanakan Tes
(baik tes IQ maupun Tes Prestasi/Achievement Test). Dalam
pelaksanaannya, metode-metode tersebut tidak harus semuanya digunakan secara bersama-sama
akan tetapi tergantung pada masalahnya, kompleks atau tidak. Semakin rumit
masalahnya maka kemungkinan akan semakin banyak metode yang digunakan. Dan
sebaliknya. Data yang terkumpul dari berbagai metode yang kita gunakan, akan
sangat bermanfaat dalam rangka kegiatan pada langkah selanjutnya.
2. Pengolahan Data
Data yang telah terkumpul, tidak akan berarti apa-apa jika tidak
dilakukan pengilahan secara cermat. Dalam pengolahan data, langkah yang dapat
ditempuh antara lain adalah Mengidentifikasi kasus, Membandingkan antar kasus,
Membandingkan dengan hasil tes, dan Menarik kesimpulan. Data yang telah
terkumpul dari kegiatan tahap pertama tersebut, tidak ada artinya jika tidak
diadakan pengolahan secara cermat.Semua data harus diolah dan dikaji untuk mengetahui
secara pasti sebab-sebab kesulitan belajar yang dialami oleh anak.
3. Diagnosis
Diagnosis adalah keputusan
(penentuan) mengenai hasil dari pengolahan data. Diagnosa ini dapat berupa
hal-hal sebagai berikut, Keputusan mengenai jenis kesulitan belajar anak (berat
dan ringannya). Keputusan mengenai faktor-faktor yang ikut menjadi sumber
penyebab kesulitan belajar. Keputusan mengenai faktor utama penyebab kesulitan
belajar dan sebagainya.
4. Prognosis
Prognosis artinya: “ ramalan ”. Dalam
“Prognosa” ini antara lain akan ditetapkan mengenai bentuk “treatment”
(perlakuan) sebagai follow up dari dari diagnosa. Dalam hal ini dapat berupa
Bentuk treatment yang harus diberikan, Bahan/materi yang diperlukan, Metode yang
akan dipergunakan, Alat-alat bantu belajar mengajar yang diperlukan, Waktu (
kapan kegiatan itu dilaksanakan). Pendek kata, Prognosa adalah merupakan
aktivitas penyusunan rencana/program yang diharapkan dapat membantu mengatasi
masalah kesulitan belajar anak. Prognosis merupakan
aktivitas penyusunan rencana/program yang diharapkan dapat membantu mengatasi
masalah kesulitan belajar anak didik.
5. Treatment ( perlakuan )
Perlakuan di sini maksudnya adalah pemberian bantuan kepada anak
yang bersangkutan (yang mengalami kesulitan belajar) sesuai dengan program yang
telah disusun pada tahap prognosa tersebut. Bentuk treatment yang mungkin dapat
diberikan, adalah melalui bimbingan belajar kelompok, melalui
bimbingan belajar individual, melalui pengajaran remedial dalam beberapa bidang studi tertentu,
Pemberian bimbingan pribadi untuk mengatasi masalah-masalah psikologis, melalui
bimbingan orang tua, dan pengatasan kasus sampingan yang mungkin ada.
6. Evaluasi
Evaluasi di sini dimaksudkan untuk mengetahui, apakah treatment
yang telah diberikan di atas berhasil dengan baik, artinya ada kemajuan, atau
bahkan gagal sama sekali. Kalau ternyata treatmen yang diterapkan tersebut
tidak berhasil maka perlu ada pengecekan kembali ke belakang, faktor-faktor apa
yang mungkin menjadi penyebab kegagalan treatmen tersebut.
Tenik Model Teori Konseling Eksistensial-Humanistik
22.10
No comments
Teknik yang digunakan mengikuti alih – alih mendahului pemahaman. Karena menekankan pada pengalaman klien sekarang, para terapis eksistensial menunjukkan keleluasaan dalam menggunakan metode – metode, dan prosedur yang digunakan oleh mereka bisa bervariasi tidak hanya dari klien yang satu kepada klien yang lainnya, tetapi juga dari satu ke lain fase terapi yang dijalani oleh klien yang sama Meskipun terapi eksistensial bukan merupakan metode tunggal, di kalangan terapis eksistensial dan humanistik ada kesepakatan menyangkut tugas – tugas dan tanggung jawab terapis. Psikoterapi difokuskan pada pendekatan terhadap hubungan manusia alih – alih system teknik. Para ahli psikologi humanistik memiliki orientasi bersama yang mencakup hal – hal berikut (Gerald Corey.1988:58) :
1. Mengakui pentingnya pendekatan dari pribadi ke pribadi.
2. Menyadari peran dari tanggung jawab terapis.
3. Mengakui sifat timbal balik dari hubungan terapeutik.
4. Berorientasi pada pertumbuhan.
5. Menekankan keharusan terapis terlibat dengan klien sebagai suatu pribadi yang menyeluruh.
6. Mengakui bahwa putusan – putusan dan pilihan – pilihan akhir terletak di tangan klien
7. Memandang terapis sebagai model, dalam arti bahwa terapis dengan gaya hidup dan pandangan humanistiknya tentang manusia bisa secara implicit menunjukkan kepada klien potensi bagi tindakan kreatif dan positif.
8. Mengakui kebebasan klien untuk mengungkapkan pandangan dan untuk mengembangkan tujuan-tujuan dan nilainya sendiri.
9. Bekerja ke arah mengurangi kebergantungan klien serta meningkatkan kebebasan klien. Menurut Akhmad Sudrajat teknik yang dianggap tepat untuk diterapkan dalam pendekatan ini yaitu teknik client centered counseling, sebagaimana dikembangkan oleh Carl R. Rogers. meliputi:
(1) acceptance (penerimaan);
(2) respect (rasa hormat);
(3) understanding (pemahaman);
(4) reassurance (menentramkan hati);
(5) encouragementlimited questioning (pertanyaan terbatas; dan
(6) reflection (memantulkan pernyataan dan perasaan.
Melalui penggunaan teknik-teknik tersebut diharapkan konseli dapat
(1) memahami dan menerima diri dan lingkungannya dengan baik;
(2) mengambil keputusan yang tepat;
(3) mengarahkan diri;
(4) mewujudkan dirinya.
1. Mengakui pentingnya pendekatan dari pribadi ke pribadi.
2. Menyadari peran dari tanggung jawab terapis.
3. Mengakui sifat timbal balik dari hubungan terapeutik.
4. Berorientasi pada pertumbuhan.
5. Menekankan keharusan terapis terlibat dengan klien sebagai suatu pribadi yang menyeluruh.
6. Mengakui bahwa putusan – putusan dan pilihan – pilihan akhir terletak di tangan klien
7. Memandang terapis sebagai model, dalam arti bahwa terapis dengan gaya hidup dan pandangan humanistiknya tentang manusia bisa secara implicit menunjukkan kepada klien potensi bagi tindakan kreatif dan positif.
8. Mengakui kebebasan klien untuk mengungkapkan pandangan dan untuk mengembangkan tujuan-tujuan dan nilainya sendiri.
9. Bekerja ke arah mengurangi kebergantungan klien serta meningkatkan kebebasan klien. Menurut Akhmad Sudrajat teknik yang dianggap tepat untuk diterapkan dalam pendekatan ini yaitu teknik client centered counseling, sebagaimana dikembangkan oleh Carl R. Rogers. meliputi:
(1) acceptance (penerimaan);
(2) respect (rasa hormat);
(3) understanding (pemahaman);
(4) reassurance (menentramkan hati);
(5) encouragementlimited questioning (pertanyaan terbatas; dan
(6) reflection (memantulkan pernyataan dan perasaan.
Melalui penggunaan teknik-teknik tersebut diharapkan konseli dapat
(1) memahami dan menerima diri dan lingkungannya dengan baik;
(2) mengambil keputusan yang tepat;
(3) mengarahkan diri;
(4) mewujudkan dirinya.
Keterampilan Restatement
21.54
No comments
A. Restatement
Supriyo dan Mulawarman (2006: 23-24) mengungkapkan bahwa restatement (pengulangan kembali) adalah teknik yang digunakan konselor untuk mengulang atau menyatakan kembali pernyataan klien (sebagian atau seluruhnnya) yang dianggap penting.
B. Tujuan
•Untuk mengecek persepsi konselor itu sendiri.
•Untuk menyakinkan bahwa konselor mengerti apa yang digambarkan konseli
•Untuk merealisasaikan komentar konseli dengan mengulang apa yang telah konseli katakan dalam cara- cara yang lebih tepat
•Menemukan inti dari masalah
C. Modalita
Tidak ada modalita khusus, Pengulangan kembali apa yang diungkapkan konseli dengan utuh.
D. Contoh
Konseli : bu, saya marah sekali. Teman saya, yang saya anggap baik dan sebagai tempat curhat saya, malah membocorkan semua rahasia saya.
Konselor : teman anda membocorkan rahasia anda… ?
Supriyo dan Mulawarman (2006: 23-24) mengungkapkan bahwa restatement (pengulangan kembali) adalah teknik yang digunakan konselor untuk mengulang atau menyatakan kembali pernyataan klien (sebagian atau seluruhnnya) yang dianggap penting.
B. Tujuan
•Untuk mengecek persepsi konselor itu sendiri.
•Untuk menyakinkan bahwa konselor mengerti apa yang digambarkan konseli
•Untuk merealisasaikan komentar konseli dengan mengulang apa yang telah konseli katakan dalam cara- cara yang lebih tepat
•Menemukan inti dari masalah
C. Modalita
Tidak ada modalita khusus, Pengulangan kembali apa yang diungkapkan konseli dengan utuh.
D. Contoh
Konseli : bu, saya marah sekali. Teman saya, yang saya anggap baik dan sebagai tempat curhat saya, malah membocorkan semua rahasia saya.
Konselor : teman anda membocorkan rahasia anda… ?
Keterampilan Reflaction of Feeling
21.49
No comments
A.Reflaction of Feeling
Reflaction of Feeling merupakan teknik menanggapi pembicaraan konseli dengan memantulkan perasaan/sikap yang terkandung dalam pernyataan konseli.
B. Tujuan
1.Memperoleh kejelasan tentang perasaan konseli atas suatu peristiwa.
2.Konseli merasa dimengerti perasaannya.
3.Mengarahkan pembicaraan yang lebih dalam terkait perasaan konseli.
C. Modalita Respon konselor didahului oleh kata-kata pendahuluan seperti :
1.agaknya…
2.sepertinya…
3.tampaknya…
4.rupa-rupanya…
5.kedengarannya…
D. Contoh
Klien : Bu, saya sudah belajar dengan giat. Tetapi nilai ulangan saya masih saja jelek, dan tidak sesuai dengan harapan saya.
Kon : Sepertinya, Anda merasa kecewa dengan nilai ulangan yang Anda dapat.
Reflaction of Feeling merupakan teknik menanggapi pembicaraan konseli dengan memantulkan perasaan/sikap yang terkandung dalam pernyataan konseli.
B. Tujuan
1.Memperoleh kejelasan tentang perasaan konseli atas suatu peristiwa.
2.Konseli merasa dimengerti perasaannya.
3.Mengarahkan pembicaraan yang lebih dalam terkait perasaan konseli.
C. Modalita Respon konselor didahului oleh kata-kata pendahuluan seperti :
1.agaknya…
2.sepertinya…
3.tampaknya…
4.rupa-rupanya…
5.kedengarannya…
D. Contoh
Klien : Bu, saya sudah belajar dengan giat. Tetapi nilai ulangan saya masih saja jelek, dan tidak sesuai dengan harapan saya.
Kon : Sepertinya, Anda merasa kecewa dengan nilai ulangan yang Anda dapat.
Keterampilan Attending
21.44
No comments
A.Attending
Attending adalah keterampilan atau teknik yang digunakan konselor untuk memusatkan perhatian kepada klien agar klien merasa dihargai dan terbina suasana yang kondusif sehingga klien bebas mengekspresikan atau mengungkapkan tentang apa saja ynag ada dalam pikiran, perasaan ataupun tingkah lakunya. Teknik Attending meliputi:
a.Posisi badan
b.Kontak mata
c.Mendengarkan
B.Tujuan
1.untuk meningkatkan harga diri klien.
2.menciptakan suasana aman.
3.memberikan keyakinan kepada klien bahwa konselor adalah tempat dia mudah untuk mencurahkan segala isi hati dan perasaannya.
C. Contoh Attending
Klien : selamat pagi ibu ?
Kon : selamat pagi mbak ine ? ( berjabat tangan dan mempersilahkan duduk )
Klien :maaf bu, pagi-pagi sudah mengganggu.
Kon : tidak mengganggu kok mba? Bagaimana dengan sekolah dan teman yang baru ?
Klien :saya senang bu, sekolah disini dan teman-temannya pun menyenangkan.
Attending adalah keterampilan atau teknik yang digunakan konselor untuk memusatkan perhatian kepada klien agar klien merasa dihargai dan terbina suasana yang kondusif sehingga klien bebas mengekspresikan atau mengungkapkan tentang apa saja ynag ada dalam pikiran, perasaan ataupun tingkah lakunya. Teknik Attending meliputi:
a.Posisi badan
b.Kontak mata
c.Mendengarkan
B.Tujuan
1.untuk meningkatkan harga diri klien.
2.menciptakan suasana aman.
3.memberikan keyakinan kepada klien bahwa konselor adalah tempat dia mudah untuk mencurahkan segala isi hati dan perasaannya.
C. Contoh Attending
Klien : selamat pagi ibu ?
Kon : selamat pagi mbak ine ? ( berjabat tangan dan mempersilahkan duduk )
Klien :maaf bu, pagi-pagi sudah mengganggu.
Kon : tidak mengganggu kok mba? Bagaimana dengan sekolah dan teman yang baru ?
Klien :saya senang bu, sekolah disini dan teman-temannya pun menyenangkan.
PPT MPI BK ( Kumpulan PPT )
00.49
1 comment
Untuk mendownload materi 1 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 2 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 3 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 4 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 5 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 6 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 7 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 8 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 9 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 2 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 3 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 4 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 5 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 6 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 7 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 8 TIK klik disini
Untuk mendownload materi 9 TIK klik disini
Selasa, 09 Desember 2014
MANFAAT TIK
07.33
No comments
TIK sangat dibutuhkan di dunia pendidikan, perkembangan TIK yang menjadi jembatan ilmu. TIK dimanfaatkan peserta didik sebagai media
komunikasi, Misalnya memanfaatkan jaringan internet untuk chatting dan mailing
dan untuk menambah ilmu pengetahuan yang tidak terdapat pada buku cetak ,
peserta didik dapat berkomunikasi dengan saling bertukar informasi tentang apa
yang sedang dibahas. Tidak hanya komunikasi antara peserta didik, peserta didik
dengan guru atau para ahli pun dapat dilakukan. Dengan seperti ini dapat
menambah ide-ide dan mendapat informasi yang luas.
Berikut ini manfaat teknologi informasi dan komunikasi:
1.
Teknologi informasi dan komunikasi
mempunyai manfaat memberi Kemudahan Berkomunikasi.
Pada zaman sekarang dengan bantuan Teknologi Informasi dan
Komunikasi seseorang dapat menggunakan komunikasi tidak langsung seperti surat
elektronis, komunikasi langsung melalui chatting, ataupun bertatap muka secara
elektronis melalui video konferensi dengan itu semua setiap orang dapat
berkomunikasi dengan cepat, murah dan efisien. Bukan hanya didalam negeri saja
dapat berkomunikasi dengan cepat, murah dan efisien tetapi bisa sampai luar
negeri dapat mengakses atau berkomunikasi itu semua dengan cepat dan efisien
juga.
2.
Globalisasi
Dalam suatu era globalisasi dengan
hadirnya TIK seseorang yang tinggal didaerah terpencil dapat mengakses internet
atau berkomunikasi dengan orang yang bertempat ditinggal di perkotaan dengan
mudah, cepat dan efisien. Dan orang-orang
yang tersebar di dunia bisa saling bertukar informasi atau berinteraksi dengan
cepat dan effisien, tidak tergantung pada lokasi mereka ataupun perbedaan
bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Sebagai contoh dalam era globalisasi
apabila ada yang ingin membeli gadget yang hanya ada diluar negri kita tidak
perlu pergi keluar negeri tetapi hanya dengan membeli secara online dengan
mengakses internet saja kita sudah dapat membeli gadget tersebut.
3. Dukungan Pembelajaran
Dengan dukungan pembelajaran yang lain
seperti dukungan multipedia sangat mempermudah seperti kita mahasiswa dapat
mempelajari ilmu pengetahuan yang dianggap sulit dapat disajikan dalam bentuk
untuk membuat orang paham mempelajarinya. banyak program kompter yang ditujukan
untuk mempermudah orang dalam mempelajari ilmu pengetahuan maupun bahasa asing.
dengan dukungan multimedia, ilmu-ilmu yang sering dianggap sulit dapat
disajikan dalam bentuk atau cara yang membuat orang senang mempelajarinya.
Sesuatu materi juga dapat dipelajari dengan komputer tanpa harus menginstal
program karena program ditauh pada penyedia dan kita cukup mengunjungi situs
webnya.
4. Pengganti pekerjaan yang bereksiko
TIK dapat pula dimanfaatkan untuk
menangani aktivitas yang membahayakan jiwa manusia, misalnya pada pengecoran
logam atau pada penanganan pada limbah. Contoh lain yang menarik telah
dilakukan oleh badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Pada 4 December 1996,
NASA mengirimkan pesawat tanpa awak ke planet Mars. Adapun misinya adalah
melakukan analisa terhadap atmosfer, cuaca dan kondisi tanah di planet
tersebut. Pesawat ini membawa robot berbentuk kendaraan yang diberinama
Sojourner atau bebatuan Sojourner Rover dan dapat melakukan penelitian terhadap
bebatuan di Planet Mars.
- Penghilangan Kendala Waktu
Adanya dukungan TIK, perusahaan
dapat melayani pelanggan selama 24 jam sehari. Perusahan dapat mengoperasikan
bisnis tanpa kendala waktu. Nasabah bank bisa mengambil uang kapan saja dengan
cukup mendatangi mesin ATM. Bank pun tidak perlu menggaji tellet untuk bekerja
24 jam nonstop. Mobile banking memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi
atau melihat saldo dari mana saja, Sekalipun mungkin ia sedang berada di hutan
atau negara lain yang tidak menyediakan ATM bank bersangkutan
- Penghematan Biaya
Pebisnis dapat menggunakan TIK untuk
menjalankan bisnis dengan harapan dapat melakukan penghematan biaya sehingga
bisa menjual produk dengan lebih mudah dan meningkatkan kompetisi dengan
pesaing. Berbagai perusahaan bisa saling bekerja sama untuk bertukar informasi
secara otomatis sehingga tidak perlu melibatkan orang lain secara khusus. Mesin
otomatis dapat bekerja menggantikan peran manusia sehingga produksei menjadi
lebih mudah dan kualitas seragam bisa diperoleh.
- Peningkatan Layanan
Dalam TIK dapat digunakan untuk
meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. ATM, mobile banking, toko online
merupakan salah satu bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan. Perbaikan
layanan tersebut diharapkan mampu menjaga loyalitas pelanggan. Banyak
pemerintah kita atau kabupaten yang menyelenggarakan (e-gov) dalam rangka
memberikan kemudahan dalam melayani masyarakat atau pebisnis pula.
- Peningkatan Produktivitas Kerja
Pada TIK juga digunakan untuk
meningkatkan suatu produktivitas kerja sehingga pekerja dapat memberikan
sumbangan berarti yang lebih banyak kepada institusi tempat mereka bekerja. Hal
– hal yang menjemukan seperti melakukan perhitungan kredit dapat dialihkan ke
komputer dan pekerja dapat memanfaatkan waktunya untuk berfikir ke hal-hal yang
lebih produktif atau meningkatkan kreativitasnya sehingga lebih memberi manfaat
bagi perusahaan tersebut.
- Penciptaan Lapangan kerja Baru
TIK telah membuka banyak lapangan
kerja baru sehingga penjaga warung internet, tenaga pemasar, pemrogram dan
ragam tenaga khusus yang dibutuhkan pada keterampilan. Pada saat ini banyak
istilah spesialis yang terkait dengan dunia TIK, seperti system engineer.
analis sistem, desainer sistem, dan webmaster
Langganan:
Komentar (Atom)










